Menjadi Keluarga Allah di Bumi

Menjadi Keluarga Allah di Bumi

Smallest Font
Largest Font

Ini bedanya, generasi sahabat dengan kita-kita di masa kini. Waktu itu Arab
dikenal memiliki peradaban jahiliyah, bodoh, keji dan banyak tindakan yang tidak
berprikemanusiaan. Tapi setelah diturunkan Al Quran, terjadi revolusi peradaban
yang luar biasa. Mereka berubah dari sebuah daerah yang dibayang-bayangi dua
imperium raksasa Persia dan Romawi, menjadi bangsa yang disegani. Kekuatan
mereka ada pada Al Quran, kuncinya:

Pertama, Mereka yakin kepada akan kebenaran Al Quran. Al Quran menjadi
rujukan utama dalam kehidupan mengalahkan berbagai aturan yang dibuat manusia.

Kedua, Tanpa berpikir ulang. Karena keyakinan itu mereka melakukan apa
yang ada dalam Al Quran tanpa harus bertanya, “Kenapa mesti begini?”

Ketiga, Bersegera melaksanakan perintah dalam Al Quran atau sebaliknya.
Begitu mengetahui satu ayat turun mereka tidak menunda untuk mengamalkannya.

Misal ketika turun larangan meminum khamr. Jalanan Kota seolah banjir khamr
karena tumpahan khamr dari drum-drum tempat penyimpanan. Bahkan seorang
yang sudah memegang segelas khamr dan meminumnya segera memuntahkan
kembali setelah mengetahui turunnya ayat ini.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi,
(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk
perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat
keberuntungan.” (Al Maidah [5]: 90)

Keempat, Mempelajari Al Quran untuk diamalkan bukan sekedar mencari
pahala.

Ini yang luar biasa, membaca dan mempelajari Al Quran dilakukan agar bisa
mengamalkan. Tidak sekedar mencari pahala, apalagi untuk gengsi-gengsian atau
menikmati suara yang merdu.

Berbagai keutamaan bagi para pembaca atau penghafal Al Quran tak perlu
diragukan. Keberpelimpahan pahala telah Allah sediakan. Meski demikian kecintaan
kepada Al Quran itu semestinya terus ditingkatkan ke arah pemahaman dan
pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Agar bumi ini semakin penuh dengan
para ahlul qur’an. Merekalah keluarga Allah yang hadir di bumi ini.

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau
SAW. ditanya, ’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau SAW. menjawab,’Mereka
adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.”
(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Al Quran semisal peta rahasia ini akan mengantarkan orang pada tujuan yang
sebenarnya. Sayangnya peta rahasia ini tidak diperuntukkan sembarang orang.
Hanya orang-orang tertentu yang bisa menggunakannya. Mereka itu adalah:
Pertama, orang yang bertakwa. Kedua, beriman kepada kitab-kitab Allah. Dan yang
ketiga, percaya adanya kehidupan akhirat. Ini sebagaimana termaktub dalam surat
Al Baqarah ayat 2-5.

Sedang bagi orang-orang yang kafir, sama saja bagi mereka diberi peringatan
atau tidak. Kadang dengan disodori peta rahasia itu malah bertambah kebencian
mereka. Mata mereka melihat tapi hati telah buta.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait