Memulihkan Kader, Memulihkan Muhammadiyah
Penulis: Prakash Adi Brata*
Salah satu dinamika yang tidak pernah selesai dalam perjalanan Muhammadiyah adalah kaderisasi. Kaderisasi menjadi denyut penting yang menentukan keberlangsungan gerakan dakwah sekaligus menjaga estafet perjuangan agar terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Realitas kaderisasi saat ini menghadapi dua tantangan sekaligus. Di satu sisi, terdapat ancaman semakin berkurangnya kader yang aktif hingga perlahan menghilang dari peredaran dakwah. Di sisi lain, masih ada para aktivis yang tidak kenal lelah merawat gerakan, membina kader, dan meneruskan estafet perjuangan.
Kedua kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika yang harus dihadapi bersama. Ketika kaderisasi menghadapi tantangan, proses pembinaan dan pembentukan kader baru justru tidak boleh berhenti. Sebaliknya, upaya memperkuat kaderisasi harus semakin digencarkan.
Persoalan ini menjadi pekerjaan rumah bersama bagi seluruh elemen Muhammadiyah, mulai dari tingkat ranting, cabang, hingga wilayah. Sebab, keberlangsungan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh sejauh mana kader-kadernya mampu terus bergerak dan mengambil peran dalam dakwah.
Muhammadiyah tidak akan hidup jika kadernya berhenti bergerak. Muhammadiyah tidak akan bernapas jika kadernya melepaskan diri dari perjuangan. Karena itu, kaderisasi harus terus tumbuh dan berkembang agar gerakan ini tidak kehilangan generasi penerusnya.
Pesan pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, yang begitu dikenal, "Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari penghidupan di Muhammadiyah," perlu terus menjadi pengingat bagi setiap kader. Pesan tersebut mengandung tanggung jawab moral agar perjuangan Muhammadiyah dijalankan dengan keikhlasan, pengabdian, dan kesungguhan, sekaligus disertai komitmen untuk menyiapkan generasi penerus yang beriman, berakidah kuat, dan berakhlak mulia.
Sebagai bagian dari ikhtiar merawat keberlanjutan perjuangan tersebut, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Prambanan menghadirkan program Kader Next Level. Program ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan denyut kaderisasi Muhammadiyah tetap terjaga, sekaligus mendorong lahirnya kader-kader yang siap melanjutkan perjuangan dakwah.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan berbagai tantangan yang dihadapi gerakan di tingkat akar rumput, kaderisasi menjadi semakin penting. Dakwah Islam harus terus hidup, berkembang, dan mampu menjawab kebutuhan zaman agar kehadiran Muhammadiyah senantiasa memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Melalui program Kader Next Level, diharapkan proses pembinaan kader dapat berlangsung secara berkelanjutan (istiqamah). Sebab, memulihkan kader berarti merawat masa depan gerakan. Dan merawat kaderisasi berarti memastikan Muhammadiyah terus hadir dengan semangat dakwah yang mencerahkan.
Semoga ikhtiar ini menjadi langkah berkelanjutan dalam melahirkan generasi Muhammadiyah berkemajuan yang berintegritas, berkemampuan, dan menggembirakan.
*) Kader Muhammadiyah Prambanan
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow