Opini

Opini

Opini

Apr 19, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kawal Peran Keumatan, Partai Ummat DIY Silaturahmi ke PWM DIY

Dari kiri ke kanan Azman Latif (Wakil Ketua PWM DIY), Dwi Kuswantoro (Ketua DPW Partai Ummat DIY), Muhammad Ikhwan Ahada (Ketua PWM DIY), dan Iriawan Argo Widodo (Sekretaris DPW Partai UMMAT DIY)

YOGYA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Ummat Daerah Istimewa Yogyakarta bersilaturahmi ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, pada Selasa (20/6) sore di Gedung Muhammadiyah DIY. Segenap jajaran pengurus dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Ummat DIY yang diketuai oleh Dwi Kuswantoro, SE. disambut baik oleh Ketua PWM DIY Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A beserta jajaran pimpinan lainnya.

Kedatangan partai Ummat DIY dalam silaturahmi kali ini untuk mendapatkan masukan dan saran dari PWM DIY terkait perpolitikan. Terlebih, ada banyak kader Muhammadiyah yang bergabung dalam Partai Ummat.

“Kami adalah kader persyarikatan yang sekarang mendapatkan amanah menjadi pengurus di partai politik, khususnya Partai Ummat. Maka, kami Silaturahmi ke PWM DIY untuk memperoleh masukan, saran, dan juga tentu banyak hal terkait di politik,” jelas Dwi.

Ia menyampaikan bahwa Partai Ummat DIY menargetkan bisa mendapatkan setidaknya 5 kursi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Beberapa nama populer dari partai ini juga turut meramaikan bursa bacaleg, salah satunya Hanum Salsabiela Rais.

Dalam silaturahmi ini, Dwi mewakili segenap pengurus partai juga berkomitmen untuk mengawal peran – peran keumatan di partai politik. Pada kesempatan ini juga, Partai Ummat DIY menyatakan dukungannya kepada Bakal Calon Anggota DPD RI dari Muhammadiyah, yaitu Ahmad Syauqi Soeratno.

“Insya Allah, Partai Ummat DIY mendukung dan mensukseskan pemenangan Ahmad Syauqi Soeratno di DPD RI,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua PWM DIY Ir. H. Azman Latif mengatakan Muhammadiyah sangat mendorong kader – kadernya untuk mengambil peran kebangsaan, salah satunya di legislatif. Meskipun, Muhammadiyah tidak terjun langsung ke politik praktis, tetapi juga menyadari bahwa berbagai keputusan penting negara dibuat di ruang parlemen, seperti undang-undang, peraturan daerah, dan sebagainya.

“Kalau kader Muhammadiyah tidak ada yang di sana, maka keputusan yang dihasilkan bisa jauh dari aspirasi Muhammadiyah,” terangnya.

Maka, silaturahmi antara Partai Ummat DIY dan PWM DIY kali ini sangat penting. Sebab, ini bisa menjadi penyambung aspirasi Muhammadiyah ke badan legislatif.

“Pertemuan dengan bapak/ibu bacaleg Partai Ummat DIY ini tentu sangat menyenangkan. Karena tentu pada saatnya nanti, bapak/ibu sekalian dibutuhkan oleh warga Muhammadiyah yang ingin menyalurkan aspirasinya ke jalur legislatif,” sambung Azman.

Sementara itu, Ikhwan Ahada menyatakan Muhammadiyah tetap menjalankan roda dakwah sesuai dengan koridor masing-masing, salah satunya dengan menjaga kedekatan dengan partai apapun.

“Saya kira warga persyarikatan sudah mulai melek, paham, dan sadar akan perpolitikan. Maka, mudah – mudahan apa yang menjadi upaya kita bersama ini, didengarkan dan dikabulkan oleh Allah SWT,” tutup Ikhwan. (*)


Wartawan: Dzikril Firmansyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here