Opini

Opini

Opini

Jun 15, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tertipu Sponsor Haji

Oleh: Drs M Afnan Hadikusumo*

Malam itu, ketika baru turun dari bis di depan mall Bin Dawood, setelah meninjau penginapan para Jamaah Haji Indonesia pada 25 Agustus 2018, tiba-tiba ada beberapa anak muda yang mendatangi saya sambil menanyakan: “Apakah benar dari Indonesia?”.

Begitu tahu saya dari Indonesia, mereka curhat bahwa sebagian dari mereka telah tertipu oleh sponsor dari Jakarta yang janjinya akan memberangkatkan naik haji dengan undangan dari Raja Arab.

Mereka ada yang membayar Rp 30 juta sampai dengan Rp 70 juta, yang akhirnya hanya bisa ikut umroh tapi tidak bisa haji.

Bahkan, mereka selama di Arab Saudi dipekerjakan sebagai tenaga katering. Di mana pihak katering malah heran karena sejatinya untuk kerja di perusahaan itu tidak perlu membayar, tapi malah digaji.

Ada 20 orang yang berangkat, tapi 6 orang di antaranya hanya bisa umroh. Adapun mereka yang dari Yogyakarta adalah: Hafidz Naqi Abdullah (sebelah kiri pakai kacamata hanya bisa menunaikan umroh) dan Andre Rois (sebelah kanan pake topi bisa menunaikan ibadah haji).

Karena yang bersangkutan kelihatan terburu-buru, sebab sudah ditunggu temannya, saya beri dia kartu nama. Dengan satu pesan, jika ada kesulitan langsung dapat menghubungi saya anytime.

Do’a kami semoga urusannya dilancarkan Allah SWT. Aamiin.

Hanya satu catatan dari saya, masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati dengan janji-janji manis. Apalagi menyangkut hidup di negeri orang.


*DPD Dapil DIY

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here