Opini

Opini

Opini

Jun 15, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Filosofi Pencak Silat

Oleh: Drs M Afnan Hadikusumo

Betapa hebatnya nenek moyang kita dalam mewariskan ilmu beladiri kepada anak-cucunya berupa pencak silat, di mana banyak filosofi di dalamnya.

Sikap kuda-kuda di dalam pencak silat itu, jarang sekali dalam posisi tangan dikepal. Tapi, selalu dengan tangan dibuka.

Itu maksudnya bahwa pencak silat bukanlah sebuah bela diri untuk menyakiti orang. Tapi, bertujuan untuk membela diri dari serangan orang lain.

Dalam sikap kuda-kuda, jika ada yang mengajak berkelahi, lebih banyak menghindar. Dan jika lawan tetap menyerang, maka jurus yang dipakai biasanya hindaran.

Kalau lawan masih juga menyerang, maka dipakai tangkisan. Setelah ditangkis, ternyata lawan masih menyerang, maka kita tangkap dan kita lumpuhkan dengan kuncian.

Artinya, seorang pesilat tidak akan pernah mencari musuh. Bilamana perlu, jika ada yang akan memusuhi kita, maka “peluklah”….

Itulah sehebat-hebatnya beladiri.


*Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here